Langsung ke konten utama

Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Relawan Lasarus dan Tokoh-Tokoh Kalimantan Barat

Pontianak| Hotel Maestro, yang terletak di Jalan Sultan Syahrir Abdurahman, menjadi tempat berkumpulnya keluarga besar Relawan Lasarus (Rella) Kalimantan Barat pada acara buka puasa bersama dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H. Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat Bapak Drs. H. Ria Norsan, MM, MH, dan Wakil Gubernur Bapak Krisantus S. IP, M. SI, serta Dewan Pembina Rella Bapak Lasarus, S. Sos, M. SI.


Buka puasa yang digelar pada Rabu, 26 Maret 2025 ini menjadi momen penting bagi para anggota Rella yang telah terbentuk sejak 2024 lalu. Meski diadakan secara spontan, acara ini tetap menjadi sarana untuk menjalin silaturahmi antar anggota Rella. Dalam kesempatan ini, Ketua DPP Rella Kalbar, Iin Irwansyah, menyampaikan bahwa organisasi yang kini telah memiliki legalitas resmi tersebut telah terdaftar dengan lebih dari 13.000 anggota melalui Google Form. Ke depannya, setiap anggota akan mendapatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) resmi yang dilengkapi dengan barcode.


Iin Irwansyah, dalam sambutannya, menegaskan bahwa keberadaan Rella di Kalimantan Barat diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kebijakan pemerintah setempat. Ia juga mengingatkan bahwa Rella bukanlah organisasi yang berfungsi untuk menyerang atau mengkritik pemerintah secara destruktif, tetapi sebagai bentuk kontrol sosial yang mendukung kebijakan yang baik. 


“Kita bukan organisasi yang bertindak dengan cara menggedor-gedor dinas-dinas. Kita adalah pejuang, bukan pecundang,” ujar Iin. Ia menekankan pentingnya solidaritas dalam organisasi dan memastikan bahwa Rella bukanlah organisasi yang berpolitik demi balas budi. Rella berencana untuk segera mengadakan deklarasi agar memiliki struktur organisasi yang lebih legal, yang direncanakan setelah Hari Raya Idulfitri 1446 H.


Rella, lanjut Iin, akan terus mendukung pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan-Krisantus Kurniawan (NKRI), hingga akhir masa jabatan mereka. "Kita harus tetap berjuang bersama tanpa sekat, karena kita semua adalah saudara,” tegasnya.


Sayangnya, Gubernur Kalimantan Barat tidak dapat hadir dalam acara ini karena kondisi kesehatan yang sedikit terganggu. Begitu juga dengan Pembina Rella, yang sedang berada di Kabupaten Kapuas Hulu untuk meninjau lokasi yang terdampak banjir . Namun, Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan tetap hadir untuk memberikan sambutan pada acara buka puasa ini, bersama sejumlah tokoh Kalbar lainnya, seperti Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalbar Kornelius Kimha, Yakobus Kumis, dan Ketua DPW PPP Kalbar AM. Nasir, yang turut duduk di podium kehormatan.


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan, S.Sos., M.Si. menyampaikan pesan mengenai pentingnya persatuan dan kesatuan umat beragama di Kalimantan Barat. Ia menggambarkan kehidupan di Kalimantan Barat seperti taman bunga yang indah, yang dihiasi dengan berbagai macam tanaman warna-warni. Ia juga menyampaikan bahwa DAD Kalbar dalam waktu dekat akan menyelenggarakan Gawai Dayak, yang akan melibatkan umat Islam dan menampilkan tarian kolosal dari berbagai suku, bukan hanya tarian adat Dayak saja. Ini menjadi simbol bahwa Kalimantan Barat bisa hidup damai dan tenteram dengan berbagai suku dan etnis yang ada.


Lebih lanjut, Wakil Gubernur juga mengungkapkan bahwa RPJMD dan RKD untuk tahun 2025-2026 telah disusun, dengan fokus pada peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) melalui sektor pajak. Salah satu cara yang diusulkan adalah penertiban plat kendaraan yang digunakan oleh perusahaan yang berinvestasi di Kalbar, agar kendaraan tersebut menggunakan plat kendaraan Kalimantan Barat, sehingga pendapatan pajak dapat masuk ke PAD Kalbar.


Acara buka puasa bersama ini diakhiri dengan kebersamaan yang penuh makna, mempererat tali silaturahmi antara keluarga besar Rella, pemerintah, dan tokoh-tokoh masyarakat Kalimantan Barat. 


(Tim Redaksi) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Roro Dabo Singkep Ke Kuala tungkal Mendek Hampir 1,,5 Bulan, Supir dan Pedagang Sayur Merugi sangat bersar

  Dabo Singkep, Kamis, 26 Juni 2025 – Layanan kapal Roro rute Dabo Singkep–Kuala Tungkal telah terhenti hampir 1,5 bulan terakhir. Akibatnya, sopir angkutan dan pedagang sayur mengalami kerugian besar karena distribusi barang terhambat dan biaya logistik melonjak drastis. Para pedagang kini terpaksa menyewa pompong untuk mengangkut sayuran dari Jambi ke Dabo Singkep. Biaya sewa pompong jauh lebih mahal dibandingkan ongkos Roro, ditambah risiko keselamatan yang tinggi. Bahkan, salah satu pompong sempat tenggelam saat cuaca buruk melanda perairan Kuala Tungkal. > “Biasanya kami hanya bayar sekitar satu juta lebih untuk ongkos Roro, tapi sekarang bisa tiga kali lipat jika lewat pompong,” ujar Alex, pedagang sayur rutin dari Jambi. “Belum lagi risiko barang rusak atau tenggelam seperti kejadian kemarin. Kami benar-benar bingung harus lewat jalur mana lagi.” Supir-supir angkutan juga mengeluhkan ketidakpastian kelanjutan operasional Roro. Tanpa kepastian jadwal, mereka terpaksa menun...

Kantor Advokat Jakarta Harti Hartidjah, S.E., S.H., M.Th., M.Kn & Rekan Apresiasi Mediasi BPN/ATR Kubu Raya: Forum Bermartabat Dipimpin Langsung oleh Kepala Seksi Sengketa

Sungai Raya Kalbar Kantor Advokat Harti Hartidjah, S.E., S.H., M.Th., M.Kn & Rekan menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kinerja Kantor Pertanahan Kabupaten Kubu Raya (BPN/ATR) dalam memfasilitasi mediasi terbuka terkait dugaan tumpang tindih bidang tanah di wilayah Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Raya. Mediasi tersebut dipimpin langsung oleh Lutria Nurhayati, S.ST, selaku Kepala Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa BPN Kubu Raya, yang menjalankan proses dengan penuh profesionalisme, netralitas, dan komitmen terhadap asas keadilan administrasi pertanahan. > “Kami mengapresiasi cara Ibu Lutria Nurhayati memimpin forum mediasi secara terbuka, sistematis, dan humanis. Ini menjadi bukti bahwa penyelesaian agraria bisa ditempuh secara bermartabat tanpa harus masuk ke ranah konflik atau pidana,” ujar Adv. Harti Hartidjah,S.E.S.H,M.Th.M.Kn & Rekan kuasa hukum Bapak Wijanto Gunawan, pemilik SHM No. 11085 dan SHM No. 11090 Punggur Kecil. Dari Laporan Hukum ke Mediasi Terbuk...

Praktik Pembagian Usulan DPRD Lama dan Baru di Kalbar Dinilai Melanggar Aturan dan Merusak Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Kalimantan Barat ,Pontianak|  Beredarnya pesan WhatsApp dari admin Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Barat yang menyatakan bahwa usulan program dari anggota DPRD yang baru dilantik belum dapat diproses sebelum ada pembagian data usulan antara anggota DPRD lama dan baru, memunculkan kontroversi serius terkait mekanisme perencanaan pembangunan daerah. Pesan ini memperlihatkan adanya praktik yang mengindikasikan bahwa usulan pembangunan dianggap sebagai milik pribadi anggota dewan lama yang harus “dibagi” kepada anggota dewan baru, bukan sebagai bagian dari proses kelembagaan yang bersifat transparan dan partisipatif. Situasi ini menuai kritik tajam dari pengamat hukum, pemerintahan, serta kalangan masyarakat sipil, karena berpotensi melanggar sejumlah aturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).  *Mekanisme Pengajuan Usulan yang Bermasalah*  Dalam pesan yang tersebar dan telah dikonfirma...