Langsung ke konten utama

Postingan

Resahkan Warga Indotani, PETI Beroperasi di Sekitar Permukiman

KapuasNew.com.Ketapang- Warga Dusun Simpang 4, Indotani, Kecamatan Sungai Melayu Raya, Kabupaten Ketapang, dibuat resah oleh aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang diduga beroperasi secara terang-terangan di sekitar pemukiman. Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas tersebut telah berlangsung sekitar dua minggu terakhir dan berada tidak jauh dari jalan raya serta rumah warga. Keberadaan tambang ilegal di lokasi terbuka itu memicu tanda tanya besar terkait pengawasan dan penindakan dari pihak berwenang. Sejumlah warga mengaku khawatir terhadap dampak yang ditimbulkan, mulai dari potensi pencemaran air hingga gangguan keselamatan. Aktivitas itu disebut-sebut diduga terkait dengan seseorang yang dikenal dengan nama “Pak Toitt”. “Sudah dua minggu ini jalan terus. Kami takut dampaknya ke lingkungan dan kesehatan,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan. Selain berpotensi merusak lingkungan, PETI juga kerap dikaitkan dengan penggunaan bahan kimia berbaha...

Babinsa Desa Ratu Sepudak Bersama Warga Gotong Royong Timbun Jalan Berlubang

KapuasNew. ComSambas – Dalam upaya meningkatkan aksesibilitas dan keselamatan pengguna jalan, Babinsa Desa Ratu Sepudak bersama warga setempat melaksanakan kegiatan gotong royong penimbunan jalan berlubang di wilayah Desa Ratu Sepudak, Kec. Galing, Kab. Sambas, Minggu (19/04/26). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Babinsa sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi infrastruktur jalan yang mulai rusak dan berpotensi membahayakan masyarakat, khususnya para pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat. Babinsa Desa Ratu Sepudak Koramil 1208-07/Teluk Keramat Kopda Asban mengatakan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan wujud kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mengatasi kesulitan di wilayah. “Dengan semangat kebersamaan, kita berupaya memperbaiki jalan yang berlubang agar lebih aman dan nyaman dilalui,” ujarnya. Warga setempat menyambut baik kegiatan tersebut dan turut berpartisipasi secara aktif dengan membawa peralatan serta material seadanya untuk menimbun jalan yang ...

Gudang CPO Ilegal Milik UT Terbongkar di Wajok Hilir

Pontianak| Aktivitas penampungan minyak sawit mentah (CPO) yang diduga ilegal semakin terang-terangan terjadi di Wajok Hilir, Kabupaten Mempawah. Munculnya aktivitas ini membuat masyarakat meminta aparat penegak hukum (APH) untuk menertibkan gudang-gudang yang diduga ilegal. Sebelumnya, kasus serupa pernah terungkap beberapa tahun lalu. Di pelabuhan Dwikora, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pontianak mengamankan 14 kontainer berisi sekitar 300 ton CPO pada Kamis, 27 Oktober 2022. CPO tersebut diduga akan dikirim ke China menggunakan dokumen ekspor palsu. Kasi Intelijen Kejari Pontianak, Rudy Astanto, menjelaskan bahwa dokumen ekspor mencantumkan muatan minyak kotor (miko). Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan isi kontainer sebenarnya adalah CPO. Dalam kasus tersebut, aparat mengamankan enam orang tersangka, sejumlah barang bukti, dokumen yang dimanipulasi, serta mengungkap dugaan keterlibatan mafia pelabuhan. Kini, kasus lama itu kembali menjadi sorotan publik. Tim investigasi menduga guda...

Bengkel Gelap: Topeng Legalitas di Balik Penampungan Emas Ilegal Inisial AS

Bengkayang — Isu mengenai aktivitas penampungan emas ilegal kembali memanas di Bengkayang. Percakapan WhatsApp yang beredar luas menyebut seorang penampung emas berinisial As semakin leluasa dan percaya diri menjalankan operasinya, meski berbagai dugaan pelanggaran terus mencuat ke publik. Di tengah perbincangan itu, perhatian warga tertuju pada sebuah bengkel motor yang viral di media sosial setelah muncul dugaan bahwa tempat tersebut bukan sekadar bengkel biasa. Lokasi itu disebut-sebut menjadi ruang penyamaran bagi aktivitas penampungan emas hasil dompeng, yang diduga telah berlangsung cukup lama. Viral pemberitaan media sosial miris!!  Kedok Bengkel Terbongkar! Markas Penampung Emas Ilegal di Bengkayang Diduga Dikawal Oknum media, kutip Gaperta Bengkel tersebut diduga menjadi "markas" transaksi emas liar yang telah berlangsung lama. Bengkel Diduga Kedok — Aktivitas Dianggap Tidak Wajar Laporan warga menggambarkan adanya aktivitas keluar-masuk individu tertentu yang tidak ...

Lahan Emas di Persimpangan Jalan Perdana Pontianak, Cuan bagi Investor Properti

Lahan Strategis di Koridor Jalan Perdana–Ahmad Yani Pontianak Kian Dilirik Investo r Pontianak| Sebidang lahan seluas dua hektare di kawasan Jalan Perdana, tepat di area persimpangan yang terhubung langsung dengan Jalan Protokol Ahmad Yani, tengah menjadi incaran para pelaku usaha dan investor properti. Kawasan yang sejak lama dikenal sebagai pusat aktivitas komersial tersebut kini menunjukkan peningkatan nilai ekonomi seiring pesatnya perkembangan bisnis di sekitarnya. Lokasi lahan yang ditawarkan berada tidak jauh dari pusat pertokoan dan area perbelanjaan besar seperti Ayani Megamall dan Ramai Mall. Selain itu, keberadaan sejumlah hotel berbintang dan fasilitas publik lainnya membuat kawasan ini dipadati arus masyarakat, baik wisatawan maupun pebisnis. Pemilik lahan menyebutkan bahwa posisi strategis dan infrastruktur yang sudah tertata menjadi daya tarik utama. “Aksesnya sangat bagus, dekat pusat pertokoan, mall, dan hotel. Sangat potensial untuk usaha ataupun investasi,” ujarnya. ...

Diduga Warung di Kota Baru Jual Miras Kadar Tinggi Tanpa Izin

Pontianak, Kalimantan Barat|Investigasi awak media mengungkap dugaan penjualan minuman beralkohol (miras) berkadar tinggi hingga 40%—diduga iceland vodka secara bebas di sepanjang Jalan Ampera, kawasan Kota Baru, Kecamatan Pontianak Kota, Kalimantan Barat. Penjualan tersebut diduga berlangsung tanpa izin resmi dan mudah diakses siapa saja.  Hasil penelusuran menunjukkan miras itu tersedia di beberapa warung di area pemukiman dan akses publik. Fakta ini menunjukkan indikasi pelanggaran serius terhadap aturan penjualan minuman beralkohol di Kota Pontianak. Seorang narasumber yang enggan disebutkan identitasnya menuturkan, “Para pembeli, termasuk anak muda, sering mendapatkan minuman keras dengan mudah. Kami tidak bisa menyebutkan warungnya demi keamanan.” Tim investigasi mencoba membeli minuman beralkohol 40% di salah satu warung. Pemilik toko menjelaskan, miras tidak dipajang di depan karena takut ada razia. “Kalau ada yang pesan baru diambilkan,” ujarnya. Jika benar terjadi penjual...

Dibantai Secara Terencana, Andrea Korban Penolakan RS: Kemanusiaan Dipertanyakan

Kapuasnews.comPontianak| Kasus penganiayaan berat yang menimpa Andrea, putra dari Pimpinan Nuusantara News Iskandar pada Malam Minggu, 2 November 2025, di Parit Tengah, terus menjadi perhatian publik. Korban diketahui mengalami luka parah di bagian wajah setelah diserang secara terencana oleh pelaku berinisial Bagok, menggunakan serampang. Berdasarkan informasi, aksi tersebut sudah direncanakan sebelumnya, dengan pelaku sempat meminjam motor milik korban sebelum kejadian. Namun, kekecewaan keluarga korban bertambah setelah Rumah Sakit Kota Sultan Syarif Mohamad Alkadrie diduga menolak memberikan pertolongan pertama saat Andrea dibawa untuk mendapatkan perawatan. Akibat penolakan tersebut, korban akhirnya harus dilarikan ke RS Antonius Pontianak, di mana tim medis baru memberikan tindakan penyelamatan. Iskandar yang juga ketua Peradi Perjuangan Kalbar sekaligus ayah korban, menyatakan kekesalannya terhadap sikap pihak rumah sakit yang dinilai mengabaikan tanggung jawab kemanusiaan. >...